Kamis, 02 Maret 2017

[Book Review] The Heroes of Olympus #1: The Lost Hero by Rick Riordan

The Lost Hero The Heroes of Olympus #1: The Lost Hero by Rick Riordan
My rating: 4 of 5 stars
Published: 2010
E-book, English edition, 557 pages

Blurb:
Jason has a problem.
He doesn’t remember anything before waking up in a bus full of kids on a field trip. Apparently he has a girlfriend named Piper, and a best friend named Leo. They’re all students at a boarding school for “bad kids.” What did Jason do to end up here? And where is here, exactly?

Piper has a secret.
Her father has been missing for three days, ever since she had that terrifying nightmare about his being in trouble. Piper doesn’t understand her dream, or why her boyfriend suddenly doesn’t recognize her. When a freak storm hits during the school trip, unleashing strange creatures and whisking her, Jason, and Leo away to someplace called Camp Half-Blood, she has a feeling she’s going to find out.

Leo has a way with tools.
When he sees his cabin at Camp Half-Blood, filled with power tools and machine parts, he feels right at home. But there’s weird stuff, too—like the curse everyone keeps talking about, and some camper who;s gone missing. Weirdest of all, his bunkmates insist that each of them—including Leo—is related to a god. Does this have anything to do with Jason's amnesia, or the fact that Leo keeps seeing ghosts?

Review:
Setelah membaca seri Percy Jackson and The Olympians, aku jadi terkena book-hangover yang cukup lumayan. Jadi kepingin baca karya Pak Rick tentang para demigod lagi. Maka, aku mulai membaca seri ini, dengan kesadaran penuh bahwa tiap akhir bukunya akan membuat pembaca penasaran abis. Karena itulah, buku ini kukumpulkan dulu sebelum kubaca. Hehehee...

Cerita buku pertama ini terasa sangat panjang. Tapi penuh aksi, kejutan, dan keseruan. Buku ini mungkin sasarannya anak esempe, tapi aku juga boleh menikmatinya, dong. Kupikir setting waktunya bakal belasan tahun setelah Percy, tapi ternyata hanya maju sedikit dari bab terakhir The Last Olympian. Jadi ternyata cerita Percy masih belum selesai, sodara-sodara!

Buku ini sebaiknya dibaca setelah seri Percy Jackson and The Olympians, karena memang setting waktunya setelahnya. Ada kejadian yang berkaitan dengan seri sebelumnya dan berpengaruh pada cerita yang berlangsung. Tapi jangan khawatir, ada penjelasannya di buku ini. Mungkin kalau untuk yang sudah pernah membaca seri Percy Jackson and The Olympians sebelumnya akan terasa membosankan membaca penjelasan itu.

Berbeda dengan seri Percy Jackson and The Olympians yang menggunakan narasi Percy sebagai orang pertama, cerita ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. Dan menggunakan pov tiga tokoh sekaligus dalam bab yang berbeda, yaitu Jason, Leo, dan Piper.

Jadi dalam suatu bab diceritakan dari sudut pandang Jason, kemudian bab lain Piper, dan bab selanjutnya Leo. Semuanya terjadi bergantian, masing-masing tokoh mengambil dua bab berurutan, tapi tetap membentuk cerita yang utuh dengan alur maju. Sepertinya itu saja perbedaannya dengan seri Percy Jackson and The Olympians. Lainnya masih sama: pembukaan yang penuh aksi, quest, dan pertarungan.

Penulis juga menambahkan pengetahuan tentang sejarah kuno Yunani dan Romawi. Bagaimana keduanya sebetulnya sama tapi beda, atau beda tapi sama. Ada dewa-dewi yang belum pernah disebutkan sebelumnya di seri Percy Jackson and The Olympians. Lalu monsternya juga ada jenis baru. Makhluk mitologinya juga ada yang baru. Dan seperti biasa, karakter yang terlibat ada seabrek.

Walaupun demikian, membaca buku ini seakan mengobati rasa kangen dengan karakter-karakter di seri Percy Jackson and The Olympians. Terutama Thalia. Aku suka Thalia pake banget! Dan Camp Half-Blood jadi lebih ramai daripada sebelumnya. Yang mengasyikkan adalah: dialognya banyak. Leo dan Coach Hedge bisa membuat komentar ajaib di segala suasana. Asyik, seru, dan lucu!

View all my reviews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...